Pemuda Cimahi Didorong Kuasai Manajemen Organisasi

CIMAHI – Pemuda di Kota Cimahi didorong untuk meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam kemampuan manajemen organisasi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, Guntur Priyambada.

KI Jabar Mengapresiasi Langkah Gubernur Jawa Barat yang Merespons Publik

Menurut Guntur, peran pemuda saat ini tidak hanya sebagai pemersatu bangsa, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.

Ia mengatakan, semangat pemuda perlu terus diperkuat sebagaimana peran pemuda saat tercetusnya Sumpah Pemuda pada 1928.

Reses di Alahair Timur, Iskandar Budiman Serap Aspirasi Soal Drainase dan Tiang Listrik

Namun, dalam konteks saat ini, pemuda juga dituntut memiliki kecerdasan, kecakapan, dan kemampuan mengelola organisasi.

“Sebagai pembina dari Pemkot untuk Karang Taruna Kota Cimahi, karena kebetulan saya berada di dinas sosial, harus bisa mengarahkan para pemuda sehingga mengerti manajemen,” ujar Guntur.

Pernyataan itu disampaikan Guntur seusai menghadiri kegiatan sarasehan Karang Taruna Kota Cimahi di Wisata Alam Pacuan Kuda, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (27/11/2021).

Guntur menilai, pemuda perlu mengedepankan kecerdasan dan kecerdikan dalam menjalankan berbagai kegiatan.

Dengan kemampuan tersebut, pemuda diharapkan mampu menunjukkan eksistensi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan agar para pemuda dapat memahami tata kelola organisasi secara baik.

Menurutnya, penguasaan manajemen menjadi bekal penting bagi pemuda dalam menjalankan program dan kegiatan sosial di lingkungannya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Cimahi, Bilal Insan Muhammad Priatna, berharap kegiatan sarasehan manajemen organisasi dapat meningkatkan kapasitas para pengurus.

Kegiatan tersebut terutama ditujukan bagi ketua, sekretaris, dan bendahara Karang Taruna di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

Bilal mengatakan, peningkatan kapasitas pengurus diperlukan agar roda organisasi berjalan lebih tertib dan terarah.

Ia berharap para pengurus Karang Taruna mampu menjalankan organisasi sesuai pedoman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Selain itu, pengurus juga diharapkan memahami aturan dari Kementerian Sosial maupun aturan turunan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Karang Taruna Kota Cimahi ingin memperkuat peran pemuda sebagai penggerak kegiatan sosial di masyarakat.

Pemuda juga diharapkan mampu menjadi bagian dari pembangunan daerah dengan organisasi yang lebih solid, tertib, dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *